Minggu, 27 Januari 2008

ANCAMAN

AS Roma Tempel Ketat Inter Milan
MILAN - Inter Milan dituntut merapatkan barisan. Posisinya di puncak klasemen sementara Serie A mulai mendapat ancaman serius dari AS Roma. Tim berjuluk Giallorossi tersebut berhasil memperkecil jarak dengan juara bertahan menjadi lima poin usai mengalahkan Palermo 1-0 (0-0) di Stadion Olimpico dini hari kemarin.

Sayang, saat menjalani giornata 20 tadi malam, Inter hanya mampu menambah satu poin saat bertandang ke markas Udinese (0-0). Nerazzurri -julukan Inter Milan- kini membukukan 50 poin, sementara Roma 45 poin. Ketatnya raihan poin kedua kubu itu semakin memanaskan persaingan perebutan scudetto musim ini.

Sukses Roma juga diikuti AC Milan. Kaka dkk berhasil menumbangkan Genoa 2-0 (0-0) di San Siro tadi malam. Dua gol tuan rumah diborong bomber muda Alexandre Pato. Itu juga kemenangan kedua Rossoneri -sebutan Milan- di kandang musim ini. Raihan tiga poin tersebut mendongkrak posisi Milan di peringkat ketujuh klasemen sementara. Genoa dipaksa turun di ranking ke-10.

Pada laga tadi malam, allenatore Carlo Ancelotti menurunkan strategi yang berbeda dibandingkan tiga laga sebelumnya di paro musim kedua. Khususnya, di lini depan. Ancelotti berani menurunkan Alexandre Pato seorang diri sebagai striker. Di belakang pemain muda asal Brazil itu, ada Kaka dan Clarence Seedorf.

Cedera Ronaldo dan Filippo Inzaghi membuat Ancelotti menghemat striker di laga tadi malam. Alberto Gilardino pun di parkir di bangku cadangan. Dia hanya mengandalkan Pato di lini depan. Hasilnya? Pato berhasil membayar kepercayaan Ancelotti dengan baik.

Sejak peluit start pertandingan ditiup wasit, Milan terus menekan. Memasuki menit ke-25, Pato mempunyai peluang emas saat menerima bola muntah dari tendangan Kaka yang mengenai bek Genoa. Sayang, tendangan pemain yang baru berusia 18 tahun itu bisa diblok kiper Rubinho. Hingga pertandingan babak pertama usai, kedudukan imbang tanpa gol.

Pada babak kedua, Rossoneri tak mengendurkan serangan. Beberapa kali Massimo Ambrosini, Kaka, dan Seedorf membahayakan gawang Rubinho. Tapi, tendangan mereka selalu dapat diblok oleh kiper asal Brazil itu. Pato membuka gol kemenangan pada menit ke-68. Sundulannya gagal diantisipasi Rubinho setelah mendapat umpan dari Seedorf. Tiga menit kemudian, Genoa terkena malapetaka.

Rubinho diusir wasit setelah menghalau bola dengan tangan yang dilepaskan oleh Pato di luar kotak penalti. Aksi itu dilakukan setelah serangan balik cepat yang dilakukan Milan. Pato berhasil melewati pemain-pemain belakang dan dia tinggal berhadapan dengan kiper Genoa tersebut. Pemilik nomor punggung 7 itu langsung menyontek bola dan Rubinho menghadangnya dengan tangan. Unggul pemain, keuntungan tersebut tidak disia-siakan Milan .

Pada menit ke-82, dengan aksi individunya, Pato berhasil mengelabui pengganti Rubinho, Alessio Scarpi. Kemenangan itu sekaligus untuk membayar kekalahan Rossoneri dari Atalanta (1-2) Kamis (24/1). "Sejak awal, saya meminta kepada pemain untuk meraih poin," kata Ancelotti seperti dilansir Channel4. (dio)



Tidak ada komentar: